Jakarta, 22 Agustus 2026 — Kabar membanggakan kembali hadir dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dr. Fatmawati, M.Ag., bersama Kalsum Minangsih, M.A. dan Dr. Armawati Arbi, M.Si., berhasil menerbitkan artikel ilmiah berjudul “Digital Da’wah Management and Anti-Hoax Literacy: A Multicultural Local Wisdom Reading.” Artikel tersebut telah dipublikasikan pada 30 Juni 2026 di Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, yang tercantum pada materi publikasi sebagai jurnal SINTA 3.
Publikasi tersebut menjadi capaian akademik yang patut diapresiasi karena mengangkat persoalan yang sangat relevan dengan perkembangan dakwah di era digital, khususnya terkait manajemen dakwah dan literasi anti-hoaks. Perkembangan teknologi informasi telah memberikan ruang yang semakin luas bagi penyebaran pesan-pesan dakwah, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi yang tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Artikel “Digital Da’wah Management and Anti-Hoax Literacy: A Multicultural Local Wisdom Reading” menawarkan perhatian akademik terhadap pentingnya pengelolaan dakwah digital yang tidak hanya efektif dalam menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga mampu membangun kemampuan masyarakat dalam menyaring dan memahami informasi. Perspektif kearifan lokal multikultural yang diangkat dalam penelitian tersebut menjadi bagian penting dalam melihat bagaimana nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat dapat menjadi sumber pendekatan dalam membangun literasi anti-hoaks.
Bagi Dr. Fatmawati, M.Ag., publikasi ini menjadi bagian dari kontribusi akademik dalam pengembangan ilmu dakwah, khususnya dalam merespons perubahan pola komunikasi masyarakat akibat transformasi digital. Dakwah pada era media sosial membutuhkan strategi pengelolaan yang adaptif agar pesan-pesan keislaman dapat disampaikan secara tepat, sekaligus mendorong masyarakat untuk memiliki sikap kritis terhadap berbagai informasi yang beredar.
Kolaborasi antara Kalsum Minangsih, M.A., Dr. Fatmawati, M.Ag., dan Dr. Armawati Arbi, M.Si. juga menunjukkan pentingnya kerja sama antar-akademisi dalam menghasilkan karya ilmiah yang memiliki relevansi dengan persoalan sosial dan perkembangan komunikasi kontemporer. Kajian dakwah digital dan literasi anti-hoaks menjadi semakin penting karena masyarakat saat ini berada dalam lingkungan komunikasi yang sangat cepat, terbuka, dan beragam.
Publikasi artikel tersebut sekaligus memperkuat tradisi penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam FDIKOM UIN Jakarta. Produktivitas akademik para dosen diharapkan dapat terus mendorong lahirnya kajian-kajian baru yang mampu menjawab berbagai tantangan dakwah di tengah perkembangan teknologi informasi dan masyarakat yang semakin multikultural.
Melalui penelitian tersebut, diharapkan pengembangan dakwah digital tidak hanya berorientasi pada peningkatan jangkauan penyampaian pesan, tetapi juga pada peningkatan kualitas komunikasi, literasi informasi, serta kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai bentuk hoaks dan disinformasi. Pendekatan berbasis kearifan lokal juga dapat menjadi kekuatan dalam membangun komunikasi dakwah yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Semoga karya ilmiah ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu dakwah, manajemen dakwah digital, dan literasi anti-hoaks, sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya melalui penelitian dan publikasi ilmiah.

Posting Komentar untuk "Dr. Fatmawati, M.Ag. dan Tim Terbitkan Artikel Ilmiah Jurnal SINTA 3 di Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah"